Emeute à Makassar en Indonésie – février 2010

South Sulawesi, Makassar: Civilians and Anarchists Fight Against Eviction

anarchistnews.org

Wed, 2010-02-24.

Hundreds of civilians and anarchists attacked riot police during the eviction of land 4.900 m2 in Padang Raya, Makassar, South Sulawesi on tuesday, 23. One person injured.

Molotov and stones were being throwned at the 400 riot police and by their stupid mistakes, the tear gas that supposed to be targetted to the attacking-civilians who defended their neighbourhood, were blowed back by the wind and hit the police. The riot police retreated and the militant civilians wins. Up to this day, the blockade and struggle against eviction still happening

>> vidéo <<

Warga Serang Polisi Pengawal Juru Sita

cetak.kompas.com

Rabu, 24 Februari 2010

Makassar, Kompas – Ratusan warga menyerang polisi yang mengawal juru sita Pengadilan Negeri Makassar dalam upaya eksekusi tanah 4.900 meter persegi, Selasa (23/2). Seorang warga terluka setelah polisi membubarkan massa dengan tembakan gas air mata. Eksekusi akhirnya ditunda.

Tanah yang akan dieksekusi itu terletak di Jalan Pandang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan. Warga menolak eksekusi yang dilakukan berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 665K/Pdt/ 2006 tersebut karena menilai tanah mereka bukan obyek sengketa sebagaimana tertera dalam putusan terkait.

Keterangan warga dikuatkan pihak Kelurahan Pandang berikut peta peta persil tanah Kelurahan Pandang tahun 1994.

Bentrokan terjadi di Jalan Pandang Raya setelah proses negosiasi warga bersama Lembaga Bantuan Hukum Makassar dengan juru sita Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Suleh, tidak mencapai kesepakatan. Suleh tetap meminta polisi melanjutkan eksekusi tanah di Jalan Pandang yang dihuni 41 keluarga, dengan total penghuni 196 jiwa. Namun, belum lagi polisi memasuki lokasi eksekusi, warga menyerang dengan lemparan batu dan bom molotov.

Bom molotov yang dilemparkan itu meledak persis di depan barisan pagar betis polisi. Aparat pun akhirnya kocar-kacir karena api kemudian membakar beberapa tameng dan baju yang mereka kenakan.

Polisi terpaksa membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata. Namun, gas air mata itu ternyata terbawa angin dan berbalik menerpa barisan polisi sehingga suasana menjadi kacau. Polisi akhirnya mundur.

Bawa parang

Saat dibubarkan polisi, Kadir (25), warga, mengalami luka di bagian tangan. Warga lainnya lari, tetapi setelah itu kembali ke Jalan Pandang Raya serta meletakkan batu, kayu, dan tong bekas di tengah jalan. Beberapa bahkan kembali dengan membawa parang, badik, panah, dan jeruji sepeda.

Kondisi semakin panas. Massa lagi-lagi berhadapan dengan polisi, bahkan dalam jarak cukup dekat, 30 meter. Akhirnya diputuskan, eksekusi ditunda.

Ini merupakan kegagalan eksekusi keempat sejak putusan MA berkekuatan tetap itu terbit tahun 2006.

Perkara ini berawal dari gugatan Goman Wisan di PN Makassar tahun 2003. Goman adalah pembeli tanah persil nomor 2160-C1 milik Abdul Azis bin Bunta. Tahun 2003, Goman menggugat warga Jalan Pandang.

”Padahal, kami menempati tanah eks persil nomor 1241-C1. Persil tanah yang dibeli Goman itu sebenarnya terletak di antara Jalan Adhyaksa dan Jalan Mirah Seruni, bukan di Jalan Pandang,” kata salah satu warga yang menolak eksekusi, Andi Pawellangi.

MA batalkan putusan PT

Majelis hakim PN Makassar yang diketuai M Adnan SH pada 2 Maret 2004 memenangkan Goman. Warga mengajukan banding. Pada 22 Maret 2005 majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Makassar yang diketuai Kardjan memenangkan warga. Namun, 19 September 2006 majelis hakim kasasi MA yang diketuai Muchsin memenangkan Goman. MA membatalkan putusan PT Makassar. (ROW)

~ par Alain Bertho sur 10 mars 2010.

Répondre

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion /  Changer )

Photo Google

Vous commentez à l'aide de votre compte Google. Déconnexion /  Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion /  Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion /  Changer )

Connexion à %s

 
%d blogueurs aiment cette page :